Pages

Subscribe:

Labels

Minggu, 08 Mei 2011

TUGAS 2 (Pembahasan II)

Pengertian dan Jenis-Jenis Konflik

Konflik adalah perbedaan pendapat yang wajar yang diakibatkan karena individu-individu atau kelompok-kelompok yang ada, berbeda sikap, kepercayaan, nilai-nilai, atau kepentingan. Konflik dapat juga berasal dari persaingan masa lalu dan perbedaan kepribadian. Penyebab konflik lainnya adalah ketika usaha negosiasi dilakukan pada waktu yang tidak tepat atau sebelum informasi yang dibutuhkan atau diperoleh.
Jenis-jenis konflik yaitu sebagai berikut.
a. Konflik vertical adalah suatu hubungan interaksi antara satu kelas sosial yang berbeda tingkatan akibat adanya pertentangan kepentingan yang difasilitasi atau kelompok sosial yang berbeda di satu pihak dengan satu kelompok di pihak lainnya.
b. Konflik horizontal adalah suatu hubungan interaksi vertikal (antar kelas sosial) yang memanfaatkan secara sengaja menciptakan konflik horizontal, dan atau sebaliknya suatu konflik horizontal yang memanfaatkan/secara sengaja menciptakan konflik, sebagai cara untuk mendukung terwujudnya tujuan atau kondisi yang dikehendaki.

Teori Motivasi Menurut Para Ahli

a. Teori Motivasi Hierarki Kebutuhan (Abraham Maslow)
Di era tahun 1950-an seorang psikolog terkemuka Amerika, Abraham Maslow melakukan penelitian untuk memahami sifat sifat dasar manusia. Maslow menyimpulkan hasil penelitianya dalam bentuk hirarki kebutuhan manusia. Teori ini sangat dikenal dan berpengaruh terutama dalam lingkup dunia bisnis. Bahkan, teori ini banyak dijadikan pijakan bagi orang-orang yang mencoba memahami tentang motivasi.
Dalam hipotesisnya Maslow mengatakan bahwa kebutuhan manusia itu ada lima tingkatan, tersusun secara hirarkis dan punya nilai kepuasan dan tingkat upaya yang berbeda beda. Kelima tingkatan kebutuhan tersebut adalah:
1. Kebutuhan Fisiologis, antara lain rasa lapar, haus, seks dan kebutuhan ragawi lainnya,
2. Kebutuhan Keamanan, antara lain keselamatan dan perlindungan terhadap kerugian fisik dan emosional,
3. Kebutuhan Sosial, mencangkup kasih sayang, rasa dimiliki, diterima baik dan persahabatan,
4. Kebutuhan Penghargaan, mencangkup faktor hormat internal seperti otonomi, prestasi, harga diri. Faktor rasa hormat eksternal mencakup status, pengakuan dan perhatian.
5. Kebutuhan Aktualisasi Diri : berupa pengakuan terhadap kapasitas pengetahuan, keterampilan, dan potensi yang dimilikinya.
b. Teori Motivasi Berprestasi (David C. McClelland)
Prof. Dr. David C. McClelland, psikolog dari Universitas Harvard pada tahun 1961 merilis sebuah teori yang disebut motivasi berprestasi. Teori ini bermakna suatu dorongan dalam diri seseorang untuk melakukan suatu aktivitas dengan sebaik-baiknya agar mencapai prestasi dengan predikat terpuji. Dari penelitiannya – juga Murray (1957) serta Miller dan Gordon (1970) – dapat disimpulkan terdapatnya hubungan yang positif antara motivasi berprestasi dengan pencapaian prestasi. Artinya, manajer yang mempunyai motivasi berprestasi tinggi cenderung memiliki prestasi kerja tinggi, dan sebaliknya mereka yang prestasi kerjanya rendah dimungkinkan karena motivasi berprestasinya juga rendah. Dan ternyata, motivasi berprestasi seseorang sangat berhubungan dengan dua faktor, yaitu tingkat kecerdasan (IQ) dan kepribadian. Artinya, orang akan mempunyai motivasi berprestasi tinggi bila memiliki kecerdasan yang memadai dan kepribadian yang dewasa. Ia akan mampu mencapai prestasi maksimal. Hal ini karena ia didukung oleh dua kemampuan yang berasal dari kedua faktor tersebut. IQ merupakan kemampuan potensi dan kepribadian merupakan kemampuan seseorang untuk mengintegrasikan fungsi psiko-fisiknya yang sangat menentukan dirinya dalam menyesuaikan diri terhadap lingkungan.
c. Teori Motivasi Dua Faktor (Herzberg)
Teori dua faktor atau higiene dikemukakan oleh psikolog Frederick Herzberg. Psikolog ini berkeyakinan bahwa hubungan antara pekerja pada pekerjaanya merupakan hubungan dasar dan bahwa sikapnya terhadap pekerjaan ini sangat menentukan sukses atau kegagalan pekerja tersebut. Dalam penelitianya Herzberg menyelidiki pertanyaan ” Apa yang diinginkan orang orang dari pekerjaan mereka?” Ia meminta mereka menjelasakan situasi situasi dimana mereka merasa baik dan buruk. Dari hasil pengklasifikasian respon respon, Herzberg mengambil suatu kesimpulan bahwa jawaban yang diberikan responden ketika mereka senang berbeda dengan jawaban responden ketika mereka merasa tidak senang.Tentu saja hasil ini cukup membingungkan karena jawaban responden tidak konsisten dan situasional.
Herzberg sendiri dari hasil perbedaan ini menyimpulkan bahwa ada dua faktor yang menyebabkan hal ini. Faktor pertama adalah faktor kepuasan kerja, yaitu faktor faktor yang mempengaruhi langsung kepuasan kerja pekerja. Faktor kedua adalah faktor ketidakpuasan kerja, yaitu faktor faktor yang mempengaruhi langsung ketidakpuasan pekerja. Faktor pertama cenderung lebih kepada faktor intrinsik karena ketika mereka merasa senang mereka mengkaitkanya dengan diri mereka sendiri. Sebaliknya faktor kedua adalah faktor ekstrinsik karena ketika mereka tidak senang, mereka cenderung menyalahkan faktor faktor dari luar seperti lingkungan kerja.
d. Teori X dan Y (McGregor)
Teori perilaku adalah teori yang menjelaskan bahwa suatu perilaku tertentu dapat membedakan pemimpin dan bukan pemimpin pada orang-orang. Konsep teori X dan Y dikemukakan oleh Douglas McGregor dalam buku The Human Side Enterprise di mana para manajer / pemimpin organisasi perusahaan memiliki dua jenis pandangan terhadap para pegawai / karyawan yaitu teori x atau teori y.
Teori X
Teori ini menyatakan bahwa pada dasarnya manusia adalah makhluk pemalas yang tidak suka bekerja serta senang menghindar dari pekerjaan dan tanggung jawab yang diberikan kepadanya. Pekerja memiliki ambisi yang kecil untuk mencapai tujuan perusahaan namun menginginkan balas jasa serta jaminan hidup yang tinggi. Dalam bekerja para pekerja harus terus diawasi, diancam serta diarahkan agar dapat bekerja sesuai dengan yang diinginkan perusahaan.
Teori Y
Teori ini memiliki anggapan bahwa kerja adalah kodrat manusia seperti halnya kegiatan sehari-hari lainnya. Pekerja tidak perlu terlalu diawasi dan diancam secara ketat karena mereka memiliki pengendalian serta pengerahan diri untuk bekerja sesuai tujuan perusahaan. Pekerja memiliki kemampuan kreativitas, imajinasi, kepandaian serta memahami tanggung jawab dan prestasi atas pencapaian tujuan kerja. Pekerja juga tidak harus mengerahkan segala potensi diri yang dimiliki dalam bekerja.

Teknik-Teknik Pengambilan Keputusan Oleh Para Manajer

Teknik-teknik pengambilan keputusan oleh para manajer mempunyai syarat-syarat informasi sebagai berikut.
1. Ketersediaan.
Syarat pokok bagi suatu informasi adalah tersedianya informasi itu sendiri. Informasi harus dapat diperoleh bagi yang hendak memanfaatkannya.
2. Mudah dipahami.
Informasi harus dipahami oleh pembuat kebijakan.
3. Relevan.
Informasi yang diperlukan harus benar-benar sesuai dengan permasalahannya.
4. Bermanfaat.
Terkait dengan syarat relevansi, informasi harus bermanfaat bagi pembuat kebijakan.
5. Tepat waktu.
Informasi harus tersedia tepat waktunya terutama apabila pembuat kebijakan ingin segera memecahkan masalah yang dihadapinya.
6. Keandalan.
Informasi harus diperoleh dari sumber-sumber yang sah kebenarannya.
7. Akurat.
Informasi seyogyanya bersih dari kesalahan, harus jelas dan secara tepat mencerminkan makna yang terkandung dari data pendukungnya.
8. Konsisten.
Informasi tidak boleh mengandung kontradiksi dalam penyajiannya.

Empat Kategori Hambatan Komunikasi Yang Sering Terjadi Pada Struktur Organisasi Kompleks

Hambatan komunikasi yang sering terjadi pada struktur organisasi kompleks adalah
1. Hambatan Teknis
Keterbatasan fasilitas dan peralatan komunikasi. Dari sisi teknologi, semakin berkurang dengan adanya temuan baru dibidang kemajuan teknologi komunikasi dan informasi, sehingga saluran komunikasi dapat diandalkan dan efesien sebagai media komunikasi.
Menurut Cruden dan Sherman dalam bukunya Personel Management, 1976,
jenis hambatan teknis dari komunikasi :
a.Tidak adanya rencana atau prosedur kerja yang jelas,
b. Kurangnya informasi atau penjelasan,
c. Kurangnya ketrampilan membaca, dan
d. Pemilihan media [saluran] yang kurang tepat.
2. Hambatan Semantik
Gangguan semantik menjadi hambatan dalam proses penyampaian pengertian secara efektif. Definisi semantik sebagai studi atas pengertian, yang diungkapkan melalui bahasa.Kata-kata membantu proses pertukaran timbal balik arti dan pengertian komunikator dan komunikan, tetapi seringkali proses penafsirannya keliru. Tidak ada hubungan antara symbol kata dan apa yang disimbolkan, dapat mengakibatkan kata yang dipakai atau ditafsirkan sangat berbeda dari apa yang dimaksudkan sebenarnya.Untuk menghindari hal semacam ini, seorang komunikator harus memilih kata-kata yang tepat sesuai dengan karakteristik komunikannya, dan melihat kemungkinan penafsiran terhadap kata-kata yang dipakainya.
3. Hambatan Manusiawi
Terjadi karena adanya faktor, emosi dan prasangka pribadi, persepsi, kecakapan atau ketidakcakapan, kemampuan atau ketidakmampuan alat-alat pancaindera seseorang dan lain-lain.
4. Hambatan Yang Ditimbulkan Oleh Iklim Psikologis Dalam Organisasi.
Suasana iklim kerja dapat mempengaruhi sikap dan perilaku staf dan efektifitas komunikasi organisasi.

Pengaruh Kekuasaan dan Wewenang Dalam Teori Organisasi

Kekuasaan merupakan kemampuan mempengaruhi orang lain untuk mencapai sesuatu dengan cara yang diinginkan. Studi tentang kekuasaan dan dampaknya merupakan hal yang penting dalam manajemen. Karena kekuasaan merupakan kemampuan mempengaruhi orang lain, maka mungkin sekali setiap interaksi dan hubungan sosial dalam suatu organisasi melibatkan penggunaan kekuasaan. Cara pengendalian unit organisasi dan individu di dalamnya berkaitan dengan penggunaan kekuasaan. Kekuasaan manager yang menginginkan peningkatan jumlah penjualan adalah kemampuan untuk meningkatkan penjualan itu. Kekuasaan melibatkan hubungan antara dua orang atau lebih. Dikatakan A mempunyai kekuasaan atas B, jika A dapat menyebabkan B melakukan sesuatu di mana B tidak ada pilihan kecuali melakukannya. Kekuasaan selalu melibatkan interaksi sosial antar beberapa pihak, lebih dari satu pihak. Dengan demikian seorang individu atau kelompok yang terisolasi tidak dapat memiliki kekuasaan karena kekuasaan harus dilaksanakan atau mempunyai potensi untuk dilaksanakan oleh orang lain atau kelompok lain. Kekuasaan amat erat hubungannya dengan wewenang, tetapi kedua konsep ini harus dibedakan. Kekuasaan melibatkan kekuatan dan paksaan, wewenang merupakan bagian dari kekuasaan yang cakupannya lebih sempit. Wewenang tidak menimbulkan implikasi kekuatan. Wewenang adalah kekuasaan formal yang dimiliki oleh seseorang karena posisi yang dipegang dalam organisasi. Jadi seorang bawahan harus mematuhi perintah manajernya karena posisi manajer tersebut telah memberikan wewenang untuk memerintah secara sah.

Jumat, 06 Mei 2011

TUGAS 1 (Organisasi dan Metode)

Pengertian Organisasi dan Metode
Pengertian organisasi dan metode yaitu suatu rangkaian proses kegiatan yang harus dilakukan untuk meningkatkan manfaat segala sumber dan faktor yang menentukan bagi berhasilnya proses manajemen terutama dengan memperhatikan fungsi dan dinamika organisasi atau birokrasi dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Jadi kesimpulannya, organisasi dan metode adalah suatu gambaran untuk memberikan suatu permasalahan yang akan dipecahkan secara bersama dengan tujuan bersama. Organisasi dan metode sangat berperan penting dalam perusahaan karena dengan adanya organisasi dan metode, dalam setiap pelaksanaannya akan lebih terarah dan mencapai tujuan yang sesuai dengan rencana. Walaupun setiap organisasi memiliki cara dan metode yang berbeda karena disesuaikan dengan rencana dan keputusan anggota tapi itu semua akan tetap sama menghasilkan sesuatu yang sempurna tentunya dengan kerjasama dalam organisasi tersebut dan berjalan sesuai metode yang telah disepakati.

Teori Organisasi
a. Teori Organisasi Klasik
Teori organisasi klasik mendefinisikan organisasi sebagai struktur hubungan wewenang , tujuan, peranan, kegiatan, komunikasi dan faktor-faktor lain yang terdapat bila orang-orang bekerja bersama.
Teori organisasi klasik terdiri dari :
1. Teori birokrasi,
2. Teori administrasi, dan
3. Manajemen ilmiah.

b. Teori Organisasi Neoklasik
Teori neoklasik secara sederhana dikenal sebagai teori atau aliran hubungan manusiawi . Teori neoklasik dikembangkan atas dasar teori klasik. Anggapan dasar teori ini adalah menekankan pentingnya aspek psikologis dan sosial karyawan sebagai individu maupun sebagai bagian kelompok kerjanya. Atas dasar anggapan ini maka teori neoklasik mendefinisikan suatu organisasi sebagai sekelompok orang dengan tujuan bersama. Perkembangan teori neoklasik dimulai dengan inspirasi percobaan-percobaan yang dilakukan di Howthorne dan dari tulisan Huga Munsterberg.
Dalam Teori Neoklasik telah mengemukakan perlunya hal-hal sebagai berikut :
1. Partisipasi, yaitu melibatkan setiap orang dalam proses pengambilan
keputusan.
2. Perluasan kerja sebagai kebalikan dari pola spesialisasi.
3. Manajemen bottom-up yang akan memberikan kesempatan kepada para junior untuk
berpartisipasi dalam pengambilan keputusan manajemen puncak.

c. Teori Organisasi Modern
Teori modern memadukan antara teori organisasi klasik dan neoklasik dengan konsep yang lebih maju. Teori modern menyebutkan bahwa kerja suatu organisasi adalah sangat kompleks, dinamis, multilevel, multidimensional, multivariabel, danprobabilistik. Teori ini terdiri dari subsistem :
1. Tujuan,
2. Manajerial,
3. Teknis,
4. Psikososial, dan
5. Struktural.

Organisasi Informal
Organisasi informal merupakan agen kontrol sosial, dan pada organisasi formal biasanya aturan-aturan mengenai kontrol sosial tersebut tidak lengkap atau tidak diatur.Bentuk-bentuk hubungan antar manusia pada organisasi informal memerlukan analisis yang berbeda dari hubungan manusia yang dirancang pada organisasi formal. Metodenya biasa disebut sebagai analisa sosiometrik. Organisasi informal memiliki sistem status dan komunikasi yang khusus, dan tidak selalu berasal dari sistem formal. Keberlangsungan hidup organisasi informal membutuhkan stabilitas hubungan diantara orang-orang yang berada didalamnya, dengan demikian organisasi informal selalu sulit untuk berubah.

Organisasi Formal
Organisasi formal memiliki suatu struktur yang terumuskan dengan baik. Struktur organisasi vertikal bagian dari formal karena adanya resume jurnal, perilaku organisasi wewenang formal dan nyata dalam organisasi. Jika seorang pimpinan organisasi melakukan pengambilan keputusan atau kepemimpinan formal dan kepemimpinan informal, dalam setiap organisasi selalu terdapat hubungan formal dan hubungan informal.

Struktur atau Skema Organisasi
Struktur atau skema organisasi adalah suatu lukisan yang dimaksudkan untuk menggambarkan susunan organisasi, baik mengenai fungsi, bidang, tingkatan maupun tentang kendalinya. Berikut ini adalah macam-macam skema organisasi.
1. Berdasarkan teknik atau cara membuatnya:
a. Skema organisasi tegak lurus dari atas kebawah,
b. Skema organisasi mendatar dari kiri kekanan,
c. Skema organisasi gabungan tegak lurus dan mendatar,
d. Skema organisasi lingkaran, dan
e. Skema organisasi gambar
2. Berdasarkan isi atau fungsi didalamnya:
a. Skema Organisasi Fungsional
Menjelaskan tentang letak dari fungsi-fungsi tugas dalam hubungannya dengan fungsi-fungsi yang lain.
b. Skema Organisasi Jabatan
Menjelaskan tentang garis wewenang yang harus dianut sesuai dengan jabatan masing-masing.
c. Skema Organisasi Nama
Menjelaskan tentang garis wewenang yang harus dianut sesuai dengan nama-nama para pejabat yang bersangkutan.
d. Skema Organisasi Nama dan Jabatan
Menggabungkan antara masing-masing jabatan dengan masing-masing nama para pejabat dalam suatu organisasi.
e. Skema Organisasi Struktur
Menjelaskan tingkatan jenjang antara unit-unit dalam organisasi tersebut.

Selasa, 11 Januari 2011

FACEBOOK

Kalimat pertanyaan “Siapa yang punya facebook ? ” itu sudah jarang terdengar, mengapa ? karena Indonesia rata-rata sudah memiliki akun situs jejaring sosial ini. Pertanyaan yang diganti adalah, “Siapa yang tidak punya facebook?” itu dikarenakan orang yang tidak memiliki akun facebook lebih sedikit daripada orang yang memiliki akun facebook. Facebook telah menjadi bahan pokok didalam kehidupan sebagian orang yang ada di Indonesia saat ini. Namun, terkadang facebook disalah- gunakan dan Facebookpun membuat orang yang dekat menjadi jauh dan orang yang jauh menjadi dekat. Mengapa ? Sebagian orang sudah semakin banyak tidak berkomunikasi dengan keluarga dirumah. Seharusnya semua harus distabilkan dengan baik, agar yang dekat tetap menjadi dekat dan yang jauh terasa dekat.

IRONIS

Sungguh sangat ironis, permainan tradisonal sedikit demi sedikit semakin menghilang. Faktor utama hilangnya permainan ini adalah modernisasi, tahun demi tahun bergulir dan teknologi pun semakin maju. Permainan modern seperti playstation membuat anak-anak merasa tergiur akan permainan ini. Sebagian besar anak-anak di Indonesia era sekarang tidak mengetahui permainan tradisional Indonesia, mereka hanya mengetahui teknologi-teknologi yang telah berkembang saat ini. Bukan hanya playstation, anak-anak diera sekarang pun telah mempunyai teknologi yang dimiliki orang dewasa yaitu handphone. Komunikasi secara kontak langsung (bertatap muka) sudah mulai berkurang. Apa yang terjadi di Indonesia saat ini, yang dekat menjadi jauh dan yang jauh menjadi dekat. Itulah teknologi zaman sekarang, apakah semakin bertambahnya tahun, masyarakat di dunia akan semakin malas ? hanya waktu yang akan menjawab.

Lirik Lagu On The Night Like This (Mocca)

On the night like this
There's so many things I want to tell you
On the night like this
There's so many things I want to show you

Cause when you're around
I feel safe and warm
When you're around
I can fall in love every day

In the case like this
There are a thousand good reasons
I want you to stay.

UAS (Perguruan Tinggi) di Depan Mata

UAS akan dimulai dalam hitungan jam lagi. UAS di perguruan tinggi baru pertama kali akan saya rasakan. Mungkin bukan saya saja yang baru pertama kali merasakan UAS di perguruan tingi, tetapi teman-teman yang baru duduk dibangku kuliahpun pasti baru pertama kali merasakannya. Persiapan yang sangat matang harus dan sangat harus, hal itu memberi manfaat untuk kita. Untuk teman-teman yang baru pertama kali merasakan UAS di perguruan tinggi, selamat berjuang yo ! berdo'a, usaha dan semangat adalah kunci utamanya.

Tutorial Visual Basic

Catatan : Karena sebelumnya Adodc dan DataGrid belum ada di toolbox, maka langkahnya adalah seperti berikut.
• Klik kanan pada halaman toolbox kosong, lalu pilih Components, pilih Microsoft ADO Data Control 6.0 (OLEDB) dan Microsoft DataGrid Control 6.0 (OLEDB). Contohnya seperti gambar dibawah ini.
Klik Apply, lalu Ok. Maka di kotak toolbox akan muncul pilihan Adodc dan DataGrid. Contohnya seperti gambar dibawah ini.
Langkah selanjutnya
Pada toolbar menu, pilih Add Ins -> Visual Data Manager. Maka akan mucul gambar seperti dibawah ini.
Klik File-> New-> Microsoft Access -> Version 7.0 MDB, lalu akan mucul gambar seperti dibawah ini.
Isilah File name tersebut, contohnya Universitas Gunadarma, lalu klik tombol Save. Maka akan muncul gambar seperti dibawah ini.
Klik kanan pada Properties-> New Table. Maka akan mucul gambar seperti dibawah ini.
Isilah Table Name tersebut, contoh : 1DB23 -> Add Field. Maka akan muncul gambar seperti dibawah ini.
Isilah Name -> Nama -> OK
Isilah Name-> NPM-> OK
Isilah Name-> Kelas->OK, lalu klik tombol Close.
Maka pada halaman sebelumnya akan tampak seperti dibawah ini.
klik Build the Table.

Pada kotak Database Window akan muncul 1DB23, contohnya seperti gambar dibawah ini.
Klik dua kali pada 1DB23, Maka akan muncul tampilan seperti berikut ini.
Klik Add, Maka akan muncul gambar seperti dibawah ini.
Isi masing-masing, Contoh :
Klik tombol Update, maka akan muncul halaman sebelumnya. Jika ingin menambahakan, Klik tombol Add dan isilah masing-masing. Contohnya :
Klik Update, dan akan muncul halaman sebelumnya. Jika ingin menambahkan, lakukan hal yang sama, yaitu Klik tombol Add dan isilah masing-masing. Contohnya :
Klik Update, dan akan muncul halaman sebelumnya . Setelah selesai, klik tombol Close.

Langkah selanjutnya adalah :
Klik kanan pada Adodc1 yang terdapat di Form2 -> ADODC Properties-> Pada pilihan General, klik tombil Build -> Pilih Microsoft Jet 4.0 OLE DB Provider->Klik tombol Next-> Pada kotak select or enter database name, klik tombol ... -> Pilih File Universitas Gunadarma yang telah disimpan sebelumnya -> Klik tombol Test Connection-> Klik tombol Ok-> Pada halaman sebelumnya klik tombol Ok.
Klik tombol RecordSource-> pada pilihan CommandType, klik tombol arah panah kebawah, pilih 2 – adCmdTable -> pada pilihan Table or Stored Procedure Name, klik tombol arah panah kebawah, , pilih 1DB23 -> Klik tombol Apply-> Ok.

Langkah selanjutnya adalah :
Pada kotak text1 yang terdapat di Form1, klik sebanyak satu kali saja -> Pada kotak Properties, pilih DataSource, klik tombol , lalu pilih Adodc1 pilih DataField, klik tombol , lalu pilih Nama.

Pada kotak text2 yang terdapat di Form1, klik sebanyak satu kali saja -> Pada kotak Properties, pilih DataSource, klik tombol arah panah kebawah, lalu pilih Adodc1-> pilih DataField, klik tombol arah panah kebawah, lalu pilih NPM.

Pada kotak text3 yang terdapat di Form1, klik sebanyak satu kali saja -> Pada kotak Properties, pilih DataSource, klik tombol arah panah kebawah, lalu pilih Adodc1-> pilih DataField, klik tombol arah panah kebawah, lalu pilih Kelas.

Pada kotak DataGrid yang terdapat di Form1, klik sebanyak satu kali saja -> Pada kotak Properties, pilih DataSource, klik tombol arah panah kebawah, lalu pilih Adodc1.

Pada CommandButton1 (Add), klik sebanyak dua kali -> Masukkan kodenya seperti dibawah ini.
Private Sub Command1_Click()
Adodc1.Recordset.AddNew
End Sub


Pada CommandButton2 (Delete), klik sebanyak dua kali -> Masukkan kodenya seperti dibawah ini.
Private Sub Command2_Click()
Adodc1.Recordset.Delete
End Sub


Pada CommandButton3 (Update), klik sebanyak dua kali -> Masukkan kodenya seperti dibawah ini.
Private Sub Command3_Click()
Adodc1.Recordset.Update
End Sub


Pada CommandButton4 (Refresh), klik sebanyak dua kali -> Masukkan kodenya seperti dibawah ini.
Private Sub Command4_Click()
Adodc1.Recordset.MoveFirst
End Sub


Tekan tombol F5 yang terdapat di keyboard untuk menjalankan program. Maka akan tampak gambar seperti dibawah ini.
Jika ingin menambahkan data Klik tombol Add, maka tampilannya akan terlihat seperti gambar dibawah ini.
Isilah Textbox1 untuk Nama, misalnya Royan,
Isilah Textbox2 untuk NPM, misalnya 36110260,
Isilah Textbox3 untuk Kelas, misalnya 1DB23 -> Lalu Klik tombol Update, maka tampilannya akan terlihat seperti gambar dibawah ini.

Klik tombol Delete untuk menghapus data, dan
Klik tombol Refresh untuk kedata pertama (Ahmad Saifulloh).